Tampilkan postingan dengan label STEI ITB 2009. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STEI ITB 2009. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 April 2010

STEI GALA DINNER

setelah hampir setahun hidup bersama melewati masa-masa sulit TPB, akhirnya kita akan bersenang-senang bersama ! yeah !
STEI GALA DINNER bisa dibilang sebagai perayaan STEI 2009 yang telah melewati masa-masa TPB yang menjenuhkan, melelahkan, dan sekaligus membahagiakan ini. ya bisa dibilang jadi pelepas penat anak-anak STEI 2009 lah.

yang namanya gala dinner, pastinya kita bakal makan malem bareng disana. selain itu juga akan ada pemutaran video dokumenter STEI 2009, ada berbagai pertunjukkan dari STEI 2009 sendiri, foto-foto, dan banyak lagi.

waktu pelaksanaannya insya Allah tanggal 22 Mei 2010 di Aula Timur. tapi masalah tempat ini masih dikonfirmasi.


acara ini sebenernya masih dikonsep. buat yang mau jadi panitia atau punya ide bagus tentang konsep acara atau apapun yang menunjang acara ini bisa langsung aja hubungi Alan Yudhahutama ya !


sementara ini kepanitiaan yang sudah disusun yaitu :

Ketua : Alan Yudhahutama

Wakil Ketua : Gurun Nevada Dharan

Sekretaris : Dea Rahmatia
Bendahara : Rizka Widyarini

Kadiv Acara : Diah Koesuma Wardhani

Kadiv Logistik : Aldo Suwandi

Kadiv Danus : Adhiguna Surya Kuncoro

Kadiv Konsumsi : Chita Najmi Nabila


diharapkan seluruh STEI 2009 berkontribusi dalam menyukseskan acara ini karena acara ini
DARI STEI 2009 UNTUK STEI 2009 OLEH STEI 2009 :)

Pengenalan Sie. Mental dan Spiritual STEI 2009

Assalamu'alaikum, Wr. Wb.
Salam Sejahtera untuk kita semua.

Temen-temen STEI yang saya cintai, tahu nggak kalau di kepengurusan STEI 09 itu, ada yang namanya Sie. Mental dan Spiritual (M&S)? Nah, banyak yang belum tahu kan? Okelah tulisan ini emang aku buat untuk menjelaskan itu. Let's cekidot.

Pertama-tama, aku mau jelasin kenapa mesti ada Sie. M&S ini. Yang pasti adalah karena manusia itu gk cuma terdiri dari fisik aja, tapi juga mental. Nah, ternyata mental itu berperan penting dalam kehidupan seseorang. Apalagi kita kuliah di ITB yang katanya “Institut Tekanan Batin”, hhe... kalau nggak kuat mental bisa berabe tuh. So, kita ada untuk membantu temen-temen STEI agar selalu termotivasi untuk survive, semangat belajar, dan terinspirasi untuk berkarya.

Kedua-dua, Sie. M&S ini juga bergerak di bidang kerohanian. Setiap agama yang ada di STEI ada perwakilannya lho... udah pada tahu belum? Okelah aku kenalin orang-orangnya:

1.Koor. Kerohanian Muslim :
Abdurrahman Dihya (STEI 3)
2.Koor. Kerohanian Kristen :
Eric Kosdi (STEI 2)
3.Koor. Kerohanian Katholik:
Samuel Natalius (STEI 3)
4.Koor. Kerohanian Buddha :
Septu Jamasoka (STEI 1)
5.Koor. Kerohanian Hindu :
Ratna Arshariani (STEI 4)


Udah pada kenal sama koor. kerohanian masing-masing agama belum? Kalau belum kenalan yah! ^_^
Ok, lanjut keprogram deh. Temen-temen pernah dapet sms rohani gk? Nah, itu salah satu program kita yang dipegang langsung oleh koor. kerohanian masing-masing. Trus, koor. Kerohanian juga ada sebagai agen informasi. Jadi, misalnya anak Gamais mau ngadain acara yang mengundang anak-anak STEI, koor. kerohanian muslimlah yang punya tanggung jawab untuk menyampaikan informasi itu ke temen-temen muslimnya. Begitu juga PMK, KMK, KMB, ataupun KMH, semuanya punya agen informasi. Oiya, sebenarnya koor. kerohanian ini bergerak secara Independen sih, jadi tiap agama programnya beda-beda. Kalau ada yang mau usul tentang kegiatan keagamaan, silahkan ke koordinator masing-masing.
Oiya, saya minta maaf kalau mungkin selama ini kami belum bisa bekerja optimal. Insya Allah mulai hari ini, tiap satu pekan sekali, saya akan meng-upload tulisan-tulisan yang bisa memberikan inspirasi dan motivasi untuk temen-temen di blog STEI ini.
Sip, mungkin cukup dulu informasinya. Mudah-mudahan bermanfaat. Mohon maaf kalau ada salah-salah kata. Naik taksi beli minyak, terima kasih banyak, hhe...
M&S: Untuk STEI yang lebih inspiratif, motivatif, dan religius.

Kasie M&S STEI 09
Achmad Arbi (16509083)

Berpikir Besar

Assalamu'alaikum! Salam Semangat! Gimana kabarnya nih, Sobat STEI? Semoga masih tetap semangat, Ya? Okelah, sesuai janjiku di post sebelumnya aku mau kasih artikel nih. Sok atuh dibaca.

Suatu hari di sebuah sekolah dasar, seorang guru sedang memberikan pelajaran menggambar kepada murid-muridnya. “Ayo, Anak-anak,” katanya,” Gambarlah benda yang kalian suka, buat sebagus dan seindah mungkin, Ya!”
Semua anak sibuk menggambar apa yang ada di benak mereka. Sang guru berkeliling dan melihat sepintas karya siswa-siswanya. Ada yang menggambar pemandangan alam, pemandangan kota, bunga, hewan, dan lain-lain. Semuanya tampak indah dan menarik. Sampai akhirnya ia menemukan seorang anak yang tidak menggambar apa-apa, kecuali mewarnai seluruh kertas gambarnya dengan crayon hitam. Sang guru pun penasaran dengan apa yang dilakukan muridnya. “Apa yang sedang kau gambar, Nak?” Ia bertanya. Si Anak seolah tak menggubris pertanyaan sang guru, ia terus melanjutkan pekerjaannya. Ketika kertas gambarnya sudah dipenuhi dengan warna hitam, dia berkata kepada gurunya,”Bu, Aku butuh kertas lebih banyak lagi, bisakah Ibu memberikannya untukku?” Tanpa pikir panjang, sang guru memberikan kertasnya untuk anak tersebut.
Lembar demi lembar telah penuh oleh warna hitam, namun anak itu belum juga mau berhenti. Sang guru terus menerus bertanya namun si anak tetap saja tidak menjawab, ia hanya bekerja dan terus bekerja hingga akhirnya pelajaran pun usai. “Baik, Anak-anak, bagi yang sudah selesai silahkan mengumpulkan karyanya di meja ibu, bagi yang belum, silahkan dilanjutkan di rumah.” Semua anak mengumpulkan karyanya ke depan, kecuali si anak dengan crayon hitam itu. Saat dijemput orang tuanya, sang gurupun menceritakan keanehan anak itu kepada ibunya. Ia menyarankan anak itu dibawa ke psikiater karena dianggap memiliki kelainan, namun sang ibu tidak berkomentar apa-apa.
Sesampainya di rumah, anak tersebut masih tetap saja mewarnai kertas gambarnya dengan crayon hitam. Hari berganti hari, ia tetap tidak mau berhenti dari pekerjaanya. Jadilah anak itu di olok-olok oleh teman-temannya sebagai anak aneh. Ibu yang khawatir, mengikuti saran guru untuk membawa anaknya ke psikiater, namun tidak juga membuahkan hasil.
Hingga suatu hari, ibu guru berkunjung ke rumah anak tersebut untuk melihat keadaannya. Ditemani Ibunya, si anak masih terlihat asyik menggambar, sampai akhirnya ia berkata,” Aku sudah selesai. Ayo, Bu! Ikut aku!” ia mengamit tangan ibu dan gurunya, mengajak mereka masuk ke ruang belajarnya. Lalu ia mulai menyusun lembaran-lembaran kertas hitam itu di dinding kamarnya yang luas. Tahukah Kamu apa yang ia buat? Ia membuat sebuah gambar ikan paus dengan ukuran yang sebenarnya. Sebuah karya yang sangat luar biasa untuk anak seusianya.
Sang ibu dan guru itu pun tersenyum bangga. Mereka yakin anak ini pasti memiliki cita-cita yang besar, sebesar ikan paus yang kini terpajang di dinding kamarnya. End.

Saudaraku, tahukah Kamu? Orang-orang besar bisa bertumbuh menjadi besar bukan karena IQ mereka tinggi, bukan karena mereka keturunan orang hebat, dan bukan karena nasib mereka yang mujur. Itu semua karena mereka berpikir 100 kali lebih besar dari kita. Sehingga pikiran tersebut menuntunnya untuk melakukan hal-hal yang dapat membantunya mencapai tujuan-tujuan besar dalam hidup. Pikiran itu memberinya semangat untuk terus maju, tanpa terpengaruh orang-orang disekitarnya.
Normalnya, lingkungan kita berisi orang-orang biasa yang akan menasihati kita, “Sudahlah itu cita-cita yang tidak mungkin bisa tercapai,” atau ,” Posisi puncak itu hanya bisa diraih oleh orang-orang dengan keturunan tertentu, dengan IQ tinggi, dengan nasib mujur, bla...bla...bla....” yang pada akhirnya mengatakan kepada kita,” Kamu bukan orang spesial, kamu tidak akan bisa,” dan mereka membuat pikiran kita menjadi kerdil. Orang yang berpikil kecil selamanya hanya akan menjadi orang yang biasa saja, karena ia tidak mempunyai tujuan hidup yang jelas, hidupnya mengalir begitu saja tanpa arah.
Coba kita renungkan, tanya hati kita masing-masing. Masuk kedalam diri kita yang terdalam dari yang paling dalam. Temukan jawabannya, apa yang ingin kita capai/berikan kepada diri kita, keluarga kita, orang-orang terdekat kita, lingkungan sekitar kita, negara kita, dan dunia sebelum kita meninggalkan dunia ini. Pastikan itu sebuah cita-cita yang besar, lalu biarkan ia menuntun kita, menyusun langkah-langkah kecil yang sedikit demi sedikit akan mendekatkan kita ke cita-cita tersebut. Berpikir besar, Kawan!

Written by : Achmad Arbi
16509083

Sabtu, 17 April 2010

Logo, Jargon, dan Lagu Angkatan STEI 2009

Logo Angkatan STEI 2009

Filosofi Logo
  • Ganesha: lambang ITB.
  • Lingkaran besar: tanda persatuan.
  • Lingkaran kecil: atom yang selalu memutari intinya (Ganesha) artinya kesetiaan terhadap ITB.
  • Garis Zig-zig di belakang Ganesha: listrik lambang elektro.
  • angka 010101: bilangan binary lambang informatika.
Di bannernya merupakan visi misi STEI:
  1. Solidarity: artinya Solid, kesatuan dan persatuan.
  2. Intellectual:artinya intelek.  Valens: artinya sehat, kuat.
  3. Valens: artinya sehat, kuat.
  4. Utilis: artinya berguna, bermanfaat.
(Logo STEI 2009 hasil karya Felix Fiandy 16509009)

Jargon Angkatan STEI 2009
09 S-T-E-I
Solid intelek sehat bermanfaat.
Anti ansos anti apatis.
Ramah dan taat beribadah.

Stei Stei Stei Stei
Itulah kami
2009 di hati

Badai menghadang
Ombak menerjang
Petir menyambar
Gempa mengguncang
09 slalu berjaya
STEI slalu di hati

Lagu Angkatan STEI 2009
Oleh Kids From Towns ft Nanda
Dapat di download di sini

Lirik
 Di pagi hari ku bangun
 Ku pakai jaket merahku
 Lalu kupacu langkahku menuju semangat baru

 Tak terasa telah lama kita bersama
 Solid dalam satu
 Dalam angkatan kita
 Bersama teman-teman intelek dan sehat
 Yang selalu bermanfaat
 Untuk nusantara

 Reff:
 Sadarilah kawan
 Kita ini satu
 Dalam stei 2009
 Ikatan ini takkan putus
 Impian kita takkan pupus
 Kenangan kita takkan terhapus
 Mari lari bersama
 Kejar raih semua impian
 Karena kita
 Pilar-pilar bangsa
 Selamanya

 Tak terasa telah lama kita bersama
 Solid dalam satu
 Dalam angkatan kita
 Bersama teman-teman intelek dan sehat
 Yang selalu bermanfaat
 Untuk nusantara... 2009
 

STEI '09 Design by Nirleka | Meintain by Sie Internet STEI'09 © 2009